Tips Memilih Bahan Kue Terbaik Agar Hasil Maksimal

Kue yang lezat yang ditawarkan di bakery atau toko kue sederhana dibuat dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas terbaik. Baker pun memperhatikan dengan baik komposisi bahan yang digunakan sehingga baik tekstur maupun rasanya terasa sempurna.

Sayangnya, meskipun telah mengikuti resep yang sama dengan yang diajarkan oleh baker ternama. Kue yang kita hasilkan tidak selezat atau sesempurna ciptaan baker. Kondisi tersebut biasanya disebabkan oleh pemilihan bahan yang keliru. Meskipun sepele, nyatanya pemilihan bahan memiliki peranan yang penting terhadap kualitas rasa dan tekstur kue.

Tips Pilih Bahan Kue Untuk Kue Super Lezat

Membuat kue memang tidak mudah, bahan-bahan yang digunakan pun sangat beragam. Agar hasil kue yang dibuat bagus dan lezat, lakukan tips memilih bahan berikut ini:

tips memilih bahan kue
Kue dengan bahan terpilih
  1. Tepung Terigu

Membuat kue mungkin bisa dilakukan tanpa menambahkan telur, tapi rasanya cukup sulit bila tidak memakai tepung terigu. Untuk hasil kue kering terbaik pilih tepung terigu berportein rendah.

Sedangkan untuk kue basah pilih yang protein sedang. Dan untuk membuat roti yang enak, pilih tepung terigu berprotein tinggi. Beda dari bahan kue lainnya, tepung terigu lebih cepat beraroma busuk jadi harus ditempatkan di wadah yang kedap udara.

Simpan tepung terigu di  tempat yang kering, dingin serta sejuk agar terhindar dari bau tidak sedap. Atau cukup tambahkan arang yang sebelumnya sudah dibungkus kain bersih pada wadah terigu.

  1. Telur

Telur berfungsi sebagai pengikat adonan dan membantu melembabkan serta mengembangkan adonan. Sebelum membuat kue, pilih telur yang masih segar dan tidak berbau amis. Bila telur disimpan di dalam lemari es, jangan langsung menggunakannya. Tunggu selama beberapa saat hingga telur berubah suhunya menjadi suhu ruang.

  1. Lemak

Yang dimaksud dengan lemak adalah margarin, minyak atau mentega. Ketiganya merupakan bahan tambahan atau bahan olesan membuat kue. Dalam proses pembuatan pastry, kita cukup familiar dengan pemakaian shortening atau lemak korsvet yang nantinya akan menghasilkan lapisan kue yang renyah.

Dan karena margarin maupun mentega mudah berubah aromanya, beli bahan ini secukupnya saja. Usahakan untuk memakai mentega tawar saat membuat kue sehingga kita bisa menyesuaikan gulanya dengan selera.

  1. Pemanis

Ada dua pemanis yang umum dimanfaatkan saat membuat kue yakni madu murni dan gula. Gula yang digunakan pun jenisnya beragam ada gula palem, gula pasir maupun gula coklat. Simpan gula dalam satu tempat yang kedap udara terutama gula palem maupun gula coklat. Kedua gula ini teksturnya berbeda dari gula pasir yang lebih mudah menggumpal.

  1. Pengembang

Membuat kue tanpa menambahkan pengembang bisa menghasilkan kue yang bantet. Di Indonesia ada banyak jenis pengembang yang diproduksi, kita cukup pilih baking powder, emulsifier, baking soda, ovalet, SP, TBM dan VX sesuai kebutuhan. Saat memilih untuk memakai baking soda, pastikan untuk diayak lebih dahulu sehingga bubuknya tidak akan menggumpal.

  1. Pewarna

Jika ingin lebih sehat, ada baiknya memilih pewarna alami yang diperoleh dari buah maupun dedaunan. Sedangkan untuk pewarna buatan, kita bisa memilih pewarna cair, pasta maupun bubuk.

  1. Larutan

Membuat kue yang enak tentunya membutuhkan larutan yang tepat. Pada umumnya, baker akan menggunakan air putih atau susu sebagai larutan. Tapi sesungguhnya ada banyak jenis larutan yang bisa digunakan seperti yogurt, santan, jus buah, air buah bahkan minuman bersoda.

Dengan memperhatikan pemilihan bahan sebagaimana yang dijelaskan di atas, kita akan memperoleh kue yang lezat dan tentunya bertekstur lembut.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *